#RamadhanBerkisah


AKSARA

"Kamu tau safir Cla?" Seperti biasa, setelah pulang sekolah Clara dan Robbi pulang bersama. Menyusuri jalan setapak untuk sampai di Kost-kostan Clara dan mereka selalu mewarnai keheningan dengan bahasan apapun. Kadangkala Clara diam, diam pun terasa indah bagi keduanya.

"Batu safir maksud kamu?"

"Iya, kamu tahu bukan?" Robbi bertanya sekali lagi. Sekedar mematikan Clara mengetahui apa itu safir.

"Iya, lalu?"

"Jadilah seperti safir Cla, yang membawa kebahagiaan bagi saya, dan orang-orang terdekat kamu" berbelok untuk menuju Kost Clara. Di ujung sana, berjajar kostan dan salah satunya ditempati Clara, seorang diri. Pak Ari -Ayah Tiaa, tidak mengizinkan Clara berbagi tempat dengan siapapun. Alasanya simple, rumah satu kamar harus dihuni beberapa orang. Tidak baik bagi Clara, begitu katanya.

"Mereka bahagia dengan keberadaan saya?" Tanya Clara sarkis, bibirnya tertarik sebelah, seolah sedang mencemooh orang-orang yang katanya bahagia dengan keberadan Clara di sisinya.

"Tidak semua orang begitu Clara. Buktinya Saya, Tiaa dan keluarga Irawan bahagia dengan adanya kamu di sisi kami" Telah sampai di depan kost Clara, Robbi menghentikan langkahnya sedangkan Clara membuka gembok pagar rumah ber-cat biru langit itu.

"Aamiin, mudah-mudahan mereka beneran bahagia dengan adanya saya. Dan saya harap kamu tidak berbohong soal itu, bila hanya sekedar membuat saya bahagia dan tidak terbebankan, saya ucapkan terima kasih" Kunci telah terbuka, Clara mendorong lebar pagar rumah. "Kamu mau mampir? Tidak ada teh, karena ini bulan ramadhan" Clara terkekeh, merasa lucu dengan guyonan yang di buatnya.

"Tidak, terima kasih. Saya tidak mau menimbulkan fitnah apapun" Kadang kala mereka berbicara formal satu sama sama lain, namun ada saatnya mereka berbicara selayaknya teman akrab, seperti Clara dengan Tiaa, misalnya.

"Baiklah kalau begitu, hati-hati di jalan kak Robbi" Robbi tersenyum lebar, pasalnya Clara jarang, tidak pernah malah mengucapkan nama Robbi langsung. Ini patut di museum kan.

"Terima kasih, kamu pun hati-hati di rumah. Bila terjadi sesuatu, segera hubungi saya. Insyaallah, saya akan langsung kemari. Saya pulang kalau begitu. Assalamualaikum"

"Iya,,sekali lagi terima kasih kak. Waalaikum'salam" Clara berbalik, hendak masuk rumah, namun seseorang berujar dengan sangat keras "Pacarnya ya dek? Tiap hari pasti di antar-jemput sama dia"

"Bukan pacar aku kak, dia sahabat kakak aku. Aku permisi ya kak"
Apa-apaan dia, dasar tukang gosip.

Sabar Clara, sabarr!


#Day14
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#RamadhanBerkisah

#RamadhanBerkisah