#RamadhanBerkisah
AKSARA
Liburan telah tiba, Clara dengan berat hati harus melepas kepergian Robbi dari sekolah. Agenda mengisi hari kosong pun bermunculan. Mulai dari wisata kuliner di daerah Bandung, pergi ke pantai menikmati sunset, hingga muncak gunung semeru, mereka bicarakan. Dan, bersama Tiaa juga beberapa teman sekelas Robbi, mereka melakukan satu dari sekian acara yang telah di agendakan.
Pantai!
Ohayoo!!
Pantai Anyer menjadi tempat mereka menghabiskan waktu seharian penuh. Berangkat setelah subuh dan sampai rumah menjelang isya. Sekalian bukber kata mereka, kapan lagi bukber di pantai dan di temani matahari tenggelam?!
Seharian ini, Clara lebih banyak tersenyum dan tertawa bersama Tiaa, Rahma, Kirana dan Santi yang notabennya teman juga pacar teman Aksa Robbi Purnama.
"Ah, udah. Udahh... ahaha..." Clara menegangi perutnya, merintih "Udah, perut aku sakit banget ini" bukannya kasian pada Clara yang mengeluarkan air mata, teman-teman Clara justru tertawa kencang. Lucu aja gitu.
"Kenapa Clara sayang? Capek ya? Cemen ah, gitu doangan nyerah"
"Geli Rahma, aku bukan cemen. Kalian gelitikin aku lah, ya. Otomatis cape"
"Kok cape sih Cla?" Santi bertanya, sewot. Matanya melotot tajam.
"Ketawa itu bikin cape guys" Clara tidur di atas pasir, sore itu. Sebelum para lelaki menghampiri.
"Dih, Clara nya kehabisan energi. Sampe tepar gitu" Diiringi tawa yang lain, sialan emang faisal. Clara mulutmu!
"Bii, pacar mu tuh, tidur geh diatas pasir'" Robbi menggelengkan kepala, entah untuk Clara yang tidur di atas pasir atau ucapan Dian yang mengatakan bahwa Clara adalah pacarnya.
"Kak, adzan maghrib masih lama ya?" Clara bangkit dari posisi nyaman. Duduk dengan kaki selonjoran. Menatap Robbi "Perut aku sakit nih, gegara mereka" Kepala mengedikan, mengarahkan pada teman-temannya yang spontan menggeleng kuat.
"Bukan ih, bukan salah kita kak. Dianya aja yang nggak bisa geli" Balas Rahma, menyangkal perkataan dan tuduhan Clara.
"Siap-siap aja yuk, sebentar lagi adzan. Kamu mau mandi dulu atau makan dulu Cla?" Tangannya terulur yang lansung di sambut Clara. Membersihkan celananya dan berujar "Makan dulu aja ya kak. Energi aku abis nih, takutnya tidak bisa jalan"
"Bilang laper apa susahnya sih Cla" Ahmad berkata, sarkasik.
Mereka berjalan menuju rumah makan pinggir pantai, yang sebelumnya telah mereka booking, demi keamanan bersama. Sebab, banyak pengunjung yang melakukan hal serupa seperti Robbi dan teman-teman. Setelah selesai dengan kegiatan berbuka, dilanjutkan dengan membersihkan diri sebelum menuju ibu kota kembali.
#Day20
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara

Komentar
Posting Komentar